7 Aktivitas Sensorik & Motorik untuk Anak 0–2 Tahun
Tujuh ide aktivitas sederhana untuk melatih sensorik dan motorik anak usia 0–2 tahun, bisa dilakukan di rumah dengan alat seadanya.
Di dua tahun pertama, anak belajar lewat indra dan gerakan. Melatih sensorik dan motorik sejak dini membantu koordinasi, keseimbangan, dan kesiapan belajar di tahap berikutnya. Berikut tujuh aktivitas mudah yang bisa dilakukan di rumah.
1. Bermain tekstur
Sediakan bahan dengan tekstur berbeda — kain halus, spons, atau bola bertekstur. Biarkan anak menyentuh dan meremas untuk merangsang indra peraba.
2. Mengikuti suara
Gunakan mainan berbunyi atau tepuk tangan dari arah berbeda. Anak akan menoleh mencari sumber suara, melatih pendengaran dan fokus.
3. Meraih dan menggenggam
Letakkan mainan dalam jangkauan agar anak berlatih meraih dan menggenggam. Ini melatih motorik halus dan koordinasi mata-tangan.
4. Tummy time
Waktu tengkurap dengan pengawasan menguatkan otot leher, bahu, dan punggung — fondasi untuk merangkak dan duduk.
5. Mengenal warna & kontras
Tunjukkan gambar atau mainan berwarna cerah dan kontras tinggi. Stimulasi visual ini penting terutama untuk bayi.
6. Bermain cilukba
Permainan sederhana ini mengajarkan konsep sebab-akibat dan "objek yang hilang lalu muncul lagi", sekaligus mempererat ikatan.
7. Menyusun dan menjatuhkan
Menyusun balok lalu menjatuhkannya melatih motorik kasar, kontrol gerakan, dan pemahaman sebab-akibat.
Lanjutkan stimulasi secara terarah
Aktivitas di atas bisa dilengkapi dengan game edukasi yang dirancang khusus untuk bayi dan batita. Di KidzPlayful, stimulasi sensorik-motorik dikemas dalam permainan bertahap sesuai usia, dan perkembangan anak terpantau lewat rapor.
Daftar gratis 14 hari dan mulai temani si kecil belajar sambil bermain.
Coba Gratis